
Ternate.—Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ternate kembali menggelar Workshop Karya Tulis Ilmiah (KTI) sekaligus seminar hasil penelitian KTI bagi siswa kelas XII. Acara yang bertempat di Aula MAN 1 Ternate ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Hi. Amar Manaf.
Rita Puspita selaku ketua Panitia dalam laporannya menjelaskan bahwa penyusunan KTI bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa sehingga siswa dapat terlatih dalam berpikir kritis, analitis, dan sistematis yang akan menjadi bekal mereka ketika melanjutkan studi ke perguruan tinggi serta KTI ini juga menjadi salah satu persyaratan kelulusan bagi siswa kelas XII.
Adapun KTI siswa ini terbagi dalam empat bidang penelitian yakni (1) Bidang keagamaan dengan tema pendidikan karakter dan moderasi beragama, (2) bidang sosial dengan tema cyber bullying, lingkungan dan kewirausahaan, (3) matematika, sains dan teknologi dengan tema pemanfaatan teknologi, pemanfaatan limbah dan kesehatan remaja serta (4) bidang bahasa dengan tema literasi bahasa dan bahasa daerah.

Terdapat 64 tim KTI yang terdiri dari 2 sampai 4 siswa dengan pembimbing sebanyak 44 orang guru. Untuk tim penguji pada hari pertama seminar hasil terdiri dari 6 orang penguji yang berasal dari dosen perguruan tinggi antara lain Dr. Ade Haerullah, Dr. Agus Supriyadi, Dr. Andi Agustan Arifin, Dra. Adiyana Adam, M.Pd. dan Kakanwil Kementerian Agama Maluku Utara serta penguji internal Dr. Lukman Tamhir.
Dalam sambutanya, Talib Ajid, selaku kepala Madrasah menyampaikan bahwa untuk meningkatkan mutu lulusan tentunya harus memulai dari membaca. Dalam hal membaca Kamad membagi dalam dua kategori: pertama, membaca tetapi tidak tahu membaca dan kedua, membaca dan tahu membaca. Untuk membaca tapi tidak tahu membaca, maka siswa hanya baca-baca saja tetapi tidak tahu artinya apa. kedua, siswa yang membaca dan tahu membaca itu seperti contoh dalam matematika, x+x = 4. Tentunya kalau siswa itu dia tahu ada dua variabel yang sama maka dua kata itu memiliki bilangan yang sama, atau x+y = 4 maka itu memiliki dua variabel yang berbeda maka bisa menjadi 1+3 = 4.
Lebih lanjut, Kamad juga mengatakan bahwa dalam Al-Qur’an telah mengajarkan kita tentang Iqra, ayat ini menyuruh kita harus membaca. Karena dengan membaca siswa dapat tahu tujuan dari apa yang siswa lakukan.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Malut Hi. Amar Manaf dalam sambutannya menekankan bahwa kita harus terus semangat dan berpikir untuk membangun dan mewujudkan kualitas madrasah. Hal ini menjadi utama karena dikelilingi kita begitu cepat terjadi perubahan akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penguasaan iptek tidak hanya dikuasai oleh orang-orang yang hebat tetapi akan menjadi penguasaan kita semua tergantung keseriusan kita membangun sumber daya manusia.
“Kita harus memiliki ilmu pengetahuan karena kita sebagai khalifah fil ardhi, tanpa ilmu pengetahuan tugas sebagai khalifah fil ardhi itu tidak bisa dilaksanakan dengan baik, dan harus ditopang dengan iman dan takwa kepada Allah SWT agar ilmu pengetahuan tidak disalahgunakan”, ucap Kakanwil.
Selain itu, Hi. Amar Manaf juga menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian penting di antaranya pertama, pentingnya membangun sikap kecintaan literasi. itu menjadi mutlak harus dilakukan karena membaca adalah fondasi utama untuk menuju kepada keberhasilan. Malas membaca akan membuat seseorang mundur dalam membangun keberhasilan. Oleh karena itu hari ini MAN Ternate melakukan uji hasil penelitian para siswa adalah bagian dari upaya mendorong literasi, bagian dari upaya untuk mendorong kepemilikan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kedua, pastikan siswa memiliki kemampuan bahasa asing terutama bahasa inggris dan arab. Sasarannya pada kemampuan speaking (berbicara) siswa. Ketiga, perlu digenjot baca tulis-Al-Qur’an minimalnya mengajinya benar, terpenuhi tajwidnya dan diberikan dasar-dasar bisa menulis. Keempat, pentingnya siswa diajarkan soal akhlak. Akhlak yang diinginkan adalah membangun cinta dan sayang pada manusia dan lingkungan. Dua hal ini harus beres di dunia pendidikan di Kementerian Agama Maluku Utara. (Humas_AN)






