SEKILAS INFO
01-03-2026
  • 5 Jam Yang Lalu / Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
  • 2 Hari Yang Lalu / Kakanwil berharap budaya kedermawanan di Maluku Utara terus tumbuh dan mengakar
  • 3 Minggu Yang Lalu / Seminar KTI Siswa Kelas XII MAN 1 Ternate Resmi Digelar
30
Jan 2026
0
49 Guru ikuti MGMP, MAN 1 Ternate Komitmen Tingkatkan Penguatan Kualitas Tenaga Pendidik

Ternate — Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat Madrasah Aliyah yang digelar oleh MAN 1 Ternate. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. Samsuddin Fathahuddin, serta dihadiri oleh Kabid Pendis Kanwil Kemenag Malut, Kasi Penmad Kemenag Kota Ternate, Ketua Tim Kerja Kurikulum dan Evaluasi Pendis Maluku Utara, Kepala Madrasah MA, MTs, dan MI beserta para gurunya.

Pembukaan MGMP tingkat MA dirangkaikan sekaligus dengan pembukaan MGMP MTs, dan KKG MI tingkat Kota Ternate berlangsung di Aula MTsN Ternate, Jumat (30/01/26). Keseluruhan peserta yang menghadiri sejumlah 332 peserta. Sementara itu guru MAN 1 Ternate yang mengikuti kegiatan MGMP tersebut sebanyak 49 guru.

Selesai pembukaan, materi dilanjutkan oleh Kabid Pendis H. Yamin Latief Tjokra  terkait Kebijakan Pemerintah tentang GALATAMA dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).

MGMP tingkat Aliyah ini mengusung tema “Implementasi Modul Ajar KBC dan Deep Learning, Mewujudkan Guru Profesional di Era Digital”.

Ketua Panitia Lukman Tamhir, mengatakan bahwa tujuan diselenggarakan MGMP ini adalah untuk mengoptimalkan peran MGMP dan KKG sebagai wahana pengembangan kompetensi guru Madrasah, menguatkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan pembelajaran mendalam (Deep Learning) dalam proses pembelajaran, serta memperkuat tim pengajar Gerakan Literasi Madrasah sebagai dukungan atas program Kanwil Kementerian Agama Maluku Utara.

Melalui kegiatan MGMP ini, MAN 1 Ternate berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan madrasah yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan kebijakan pendidikan Kementerian Agama.