SEKILAS INFO
05-11-2026
  • 1 Minggu Yang Lalu / 162 Siswa MAN 1 Ternate dan 11 Siswa MA Bula Ikuti TKA Tahun 2026
  • 1 Minggu Yang Lalu / Siswa MAN 1 Ternate, Anang Prawira Torehkan Juara II Kejuaraan Open Water Swimming Series II
  • 2 Minggu Yang Lalu / Tiga Siswa MAN 1 Ternate Lolos Semifinal Regional CC-APBN 2026
8
Agu 2026
0
Rapat Evaluasi Bulanan MAN 1 Kota Ternate: Bukan Mencari Kesalahan, tetapi Menemukan Solusi dan Gagasan

Ternate— Suasana Rapat Evaluasi MAN 1 Kota Ternate berlangsung dalam nuansa reflektif dan penuh semangat perbaikan. Evaluasi yang dilaksanakan pada Sabtu (8/8/2026) tidak diarahkan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi ruang bersama untuk menemukan gagasan, solusi, dan langkah perbaikan atas berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Kepala MAN 1 Kota Ternate, Fatma Salasa, dalam sambutannya menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian penting dalam membangun budaya kerja yang sehat dan profesional.

“Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk mencari gagasan dan ide serta solusi atas kendala yang kita hadapi di lapangan,” ujar Fatma Salasa.

Menurutnya, seluruh tenaga pendidik dan kependidikan perlu membangun budaya kerja yang tidak menjadikan evaluasi sebagai sesuatu yang menakutkan. Sebaliknya, evaluasi harus dipandang sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi untuk perbaikan.

“Kita harus membangun budaya kerja dan tidak takut dievaluasi. Kita harus siap untuk memperbaiki diri,” lanjutnya.

Fatma Salasa juga mengajak seluruh warga madrasah untuk membangun budaya kerja yang terukur, sehingga setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan memiliki arah, indikator, serta hasil yang dapat dievaluasi.

Dalam evaluasi tersebut, penguatan disiplin dan tanggung jawab juga menjadi salah satu perhatian utama. Kehadiran dan kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran dinilai sangat penting agar proses pendidikan tidak terganggu.

“Disiplin dan tanggung jawab harus kita perkuat. Kalau ada guru yang sakit, agar dikonfirmasi sehingga ada yang bisa menggantikan,” ungkapnya.

Selain persoalan kedisiplinan, evaluasi juga memberikan perhatian terhadap keberlanjutan program unggulan madrasah, khususnya program Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Tahfiz Al-Qur’an.

Fatma Salasa menegaskan bahwa program unggulan tidak boleh berhenti sebagai administratif yang hanya tertulis di atas kertas. Program tersebut harus benar-benar memberikan dampak bagi perkembangan madrasah, peserta didik, maupun seluruh warga madrasah.

“Program unggulan kita, seperti Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Tahfiz Al-Qur’an, jangan hanya tertulis di atas kertas. Program itu harus memberikan dampak bagi madrasah, anak didik, dan kita semua,” tegasnya.

Pelaksanaan Rapat Evaluasi juga dihadiri oleh Ketua Pokjawas Kota Ternate, Ridwan Husain, serta seluruh Dewan Guru dan Tenaga Kependidikan. (Humas)

Statistik Pengunjung

  • Hari Ini: 67
  • Minggu Ini: 666
  • Bulan Ini: 933
  • Tahun Ini: 42146
  • Total: 42146
November 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30