
TERNATE – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara melaksanakan 5 kegiatan yang dipusatkan di Aula MAN 1 Ternate. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan yaitu:
- Kegiatan Sosialisasi Kurikulum Madrasah
- Pendampingan dan Bimtek Raport Digital Madrasah (RDM)
- Pendampingan Penginputan SIMSARPRAS
- Sosialisasi dan Persiapan KSM/MYRES/AKMI
- Supervisi Pembelajaran Virtual dan Bimtek Pelaporan BOS Madrasah
Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari sejak tanggal 03 s/d 04 September 2021 ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara yang diwakili Oleh Kepala Bagian Tata Usaha Drs. H. Amar Manaf, M.SI dan diikuti oleh seluruh Madrasah Negeri dan Swasta yang berada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ternate.
Dalam kegiatan pembukaan, Kepala Bidang Pendidikan Islam Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara Drs. H. Adam Ma’rus, M.Pd.I menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam perkembangan zaman saat ini. Sehingga guru-guru harus bisa menyesuaikan diri untuk pembelajaran dengan menggunakan teknologi. “Jangan melarang anak-anak menggunakan perangkat handphone. Karena itu akan membuat anak-anak menjadi mundur terhadap perkembangan zaman yang ada saat ini. Tugas guru adalah membimbing siswa untuk menggunakan handphone sebaik-baiknya.” Tegas Kabid.
Kabid Pendis juga mengajak untuk selalu berinovasi dalam mengembangkan pendidikan ke depannya. “Inovasi dalam pembelajaran dan dunia pendidikan wajib dilakukan. Karena itu, kegiatan sosialisasi kurikulum madrasah, Bimtek RDM, Simsarpras, sosialisasi dan persiapan KSM/MYRES/AKMI, serta supervisi pembelajaran virtual dan bimtek pelaporan BOS merupakan hal yang sangat penting.” Kata Kabid.
Kepala Bagian Tata Usaha pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, mewakili Kakanwil dalam menyampaikan sambutan. H. Amar Manaf mengatakan bahwa tugas membangun SDM Indonesia sekarang dan ke depan dipercayakan kepada seluruh orang yang berada di dunia pendidikan. Sehingga wajah generasi ke depannya merupakan tanggung jawab stakeholder pendidikan saat ini. “Penguasaan IT bagi seluruh orang di bidang pendidikan menjadi sebuah keharusan agar mendapatkan informasi secara cepat, mudah dan tepat.” Kata Kabag.
Kegiatan hari ini baik sosialisasi kurikulum madrasah, bimtek RDM, Simsarpras, Sosialisasi dan Persiapan KSM/MYRES/AKMI, serta supervise pembelajaran virtual dan pelaporan BOS adalah hal yang penting dan semua pihak wajib memastikan hasil dari kegiatan ini berjalan secara maksimal di masing-masing madrasah. Kabag TU menegaskan terkait 5 hal yang berkaitan dengan kegiatan ini, yaitu
- Pastikan setiap guru paham persoalan kurikulum dan dilaksanakan secara baik dan benar, agar guru-guru tidak menzalimi hak murid untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
- Sejalan dengan perkembangan teknologi, madrasah wajib memastikan laporan hasil evaluasi pendidikan siswa harus berbasis teknologi. Agar informasi perkembangan siswa, dapat diakses secara cepat dan tepat oleh orang tua.
- Kebijakan Kementerian Agama berbeda setiap tahunnya. Pengisian SIMSARPRAS yang merupakan kebijakan nasional wajib dipatuhi oleh seluruh madrasah agar bisa mendapatkan bantuan sarana prasarana dari pemerintah
- Ajang KSM/MYRES merupakan ajang bagi siswa madrasah sekaligus menguji kualitas madrasah serta guru-guru yang ada di lembaga masing-masing. Terkait hasil evaluasi belajar anak-anak yang termuat dalam AKMI, merupakan kebijakan untuk menguji kualitas madrasah.
- Terkait BOS Madrasah, dana BOS telah diletakkan pada masing-masing satker dan Kementerian Agama kab/kota utk MIN serta DIPA Ditjen pendis pusat untuk madrasah swasta. Namun, dari sisi pelaporan masih harus diperbaiki. Sehingga pelaporan BOS saat ini, terutama bagi madrasah swasta dilakukan digitalisasi pelaporan yg membuat pelaporan BOS saat ini dilaksanakan berbasis aplikasi secara online.
Lanjut Kabag TU berharap agar seluruh stakeholder Pendidikan Madrasah bisa terus melakukan inovasi. “Semoga kita bisa terus berinovasi dan semangat dalam memajukan madrasah. Madrasah memiliki ruh tersendiri yang membedakannya dgn sekolah umum lainnya. Sehingga madrasah wajib memastikan ruh tersebut melekat pada diri setiap siswa.” Kata Amar
Sebelum menutup sambutannya, Kabag TU Mengingatkan kewajiban dan pentingnya vaksin bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah. Usai memeberikan sambutan, Kabag TU membuka kegiatan secara resmi yang disambut dengan tepuk tangan oleh seluruh peserta.
Hadir dalam pembukaan ini, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Kepala Bidang Pendidikan Islam, Kepala Seksi KSKK, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Ternate, Para Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum serta Operator Madrasah se-kota Ternate. (Tim Humas MAN 1 Ternate)

